Dua Puluh Empat Sebelas
Teduh, seperti angin yang menghempaskan udara panas yang membelenggu
Dari kejauhan sosoknya menarik, apalagi jikalau kau pandang lebih dekat
Sempurna, Ia adalah apa yang ku tuliskan di dalam hati
Celaka, bila ternyata ada yang memilikinya.
A little poem by Kalifa-

Komentar
Posting Komentar