Yogya nan Istimewa
Halo,
Terusa!
Ada
nama panggilan baru untuk pembaca blog penulis yaitu Terusa, yang memiliki
kepanjangan Teman Ruang Rasa, cukup baik ya nama ini dibenak penulis, tapi lagi
di usahakan buat cari nama yang lebih hits lagi hehe.
Perjalanan
kali ini sebenarnya diluar rencana, dan tiba-tiba terbesit aja dipikiran sang
penulis yang sangat mengidolakan bakpia pathok 25, awal bulan Februari 2024 kemarin,
sembari sang penulis sedang menjalani libur selama 2 bulan yang lumayan agak
kurang kerjaan dan ngebosenin, akhirnya lebih baik liburan panjang itu
dimanfaatkan untuk pergi kesana, mumpung lagi banyak rezeki:)
-POV
Penulis tentang Yogyakarta-
Ya,
sama halnya dengan kota-kota lainnya, Yogyakarta memiliki fasilitas umum yang
memadai, tempat-tempat iconic yang menjadi pusat perhatian, dan hal-hal
menakjubkan lainnya. Tapi, entah mengapa ketertarikanku kepada kota ini begitu
tinggi, dibanding kota-kota di pulau jawa yang notabene-nya belum aku kunjungi
semuanya (agak sok tau tapi dimaklumi aja).
Tapi
salah satu yang mencuri perhatian adalah budaya dan adat yang dijunjung oleh penduduk
asli yang tinggal disana, dari segi keramahtamahan, sopan santun, tata krama,
semuanya sangat menghiasi kultur yang terdapat di daerah yang dikenal dengan
makanan gudegnya.
Penulis
sampai terobsesi untuk memiliki pasangan dari daerah tersebut (bercanda), tapi review
jujur ke Yogya itu nagih banget, ibarat kesana sekali aja ga cukup, harus
berkali-kali karena banyak kuliner dan tempat yang harus dicobain, selain
menjadi destinasi favorit para wisatawan lokal dan mancanegara, tempat wisata
disini juga tersebar dengan berbagai keindahannya, dari pantai, gunung, bukit, dan
lain-lainnya. Budget buat ke Yogya juga ga terlalu mahal Terusa! asal
sesuai sama planner yang dibuat ya, karena kadang sebagai cewe, sangat wajar
kalau cenderung boros dan belok sedikit dari planner, pengalaman pribadi dari penulis.
Nah,
tadi sekilas POV Penulis yang udah berkali-kali ke Yogya Terusa! Selain banyak
teman yang kuliah dan penduduk lokal yang tinggal di Yogya, penulis juga suka
Yogya karena ada feel ketenangan dan harmoni yang bersatu padu kalau
kalian lagi disana, pandangan mata ke segala penjuru terasa indah, dan jangan
lupa, senyuman warga-warga Yogya yang meneduhkan hati pastinya akan selalu
melekat di hati yang berkunjung kesana.
Sekian,
ulasan dari penulis tentang kota Yogyakarta yang teduh nan menyejukkan, untuk
blog selanjutnya mungkin penulis akan spill harga-harga yang cukup ramah
kantong buat kalian yang mau kesana.
Sampai
jumpa Terusa, di blog selanjutnya!

Komentar
Posting Komentar