JUDULNYA : LAPUK
Halo!
Saya Kalifa, ketika malam sudah mulai larut dan rasa kantuk belum datang, saya memang
lebih senang bercerita, menuangkan aspirasi-aspirasi saya dalam bentuk prosa
maupun puisi, sangat senang jika rasanya
para pembaca memberikan kritik maupun saran, agar kemampuan menulis saya lebih
berkembang lagi.
Selamat
membaca Terusa! Hope ur day surrounded by happiness.
“LAPUK”
Malam yang sunyi bersama angin yang menepis beberapa
helai rambutku,
Aku sadar, Aku berjalan menatap bulan yang terang
benderang menghiasi langit,
Bertanya, sedang apa disana?
Maksudnya apa?
Aku sebenarnya apa?
Adakah aku didalam benak?
Gelembung harapan itu mulai bermunculan,
Sialnya aku memang tidak goyah,
Ini adalah sebagian kecil dari musibah.
Terkadang aku memandangi akun yang selama ini aku
dambakan,
Terkadang aku membaca pesan-pesan usang yang kau
kirimkan,
Terkadang aku membuka isi galeri yang ku simpan
rapat-rapat,
Sungguh semua ini fana,
Beberapa kali cemburu buta,
Padahal selama ini aku tak pernah tau pada akhirnya,
Semuanya seakan-akan semu, tiada gunanya,
Seperti daun kering yang kau pijak,
Padahal kau tau bagaimana bersifat bijak
-

Komentar
Posting Komentar